Trend fashion pria di tahun 2014

kaos distro gucci

Fashion week khusus busana pria kini sedang terselenggara di London, Inggris. London Fashion Week Men’s Collections yang berlangsung 15-18 Juni ini menampilkan desain busana pria dari perancang Inggris.

Dan tampaknya setelan piyama dan celana pendek warna merah muda rancangan Lou Dalton menjadi pakaian paling sophisticated selama pekan mode pria dua tahunan ini berlangsung, seperti dilansir Daily Mail.

Fashion show untuk koleksi spring/summer 2014 ini menampilkan banyak busana pria dengan desain yang mengejutkan. Contohnya manset berenda tembus pandang, crop top ketat, dan tracksuit velour hijau dari desainer kelahiran Denmark, Astrid Andersen.

Ada pula desainer kelahiran Hong Kong, Kay Kwok, yang modelnya didandani dengan tas clutch kotak, atasan V-neck rendah, celana pendek combo, dan rambut klimis belah tengah yang digelung bagian ujungnya.

Sandal chunky tampaknya menjadi tren di kalangan desainer kali ini. Tapi celana panjang bell-bottom di atas pergelangan kaki menjadi tren yang unik yang dari Kay Kwok, selain menampilkan busana formal dengan pola laser.

Kwok juga menunjukkan beberapa desain yang lebih maskulin mseperti jas abu-abu dengan lipatan offbeat dan fastening.

Sementara itu Topman Desain menyajikan koleksi pakaian yang sama: blus kemeja sutra gaya Western dalam warna mutiara, emas, perak dan merah anggur; celana baggy hitam dengan sabuk metalik dan kacamata hitam reflektif. Semua kemeja menampilkan fitur bordir bunga.

Astrid Andersen memeragakan busana all-in-one atau tracksuit, busana warna hijau, motif bunga, renda putih, dan banyak velour. Sementara Lou Dalton menunjukkan setelan offbeat dengan cetakan tambal sulam dan konstruksi asimetris serta jas boiler kusut abu-abu.